banner 400x130

Simbol Toleransi dan Harmoni Umat Beragama, Wali Kota Makassar Resmikan Gereja GKTDI Kristus Gembala

Foto: Wali kota Makassar, Munafri Arifuddin saat melakukan pemotongan pita peresmian Gedung Gereja GKTDI.

SINARSORE.COM — Simbol toleransi dan harmoni antar umat beragama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus meresmikan Gereja GKTDI Kristus Gembala yang dirangkaikan dengan ibadah Pentahbisan Gereja dan Perayaan Natal pada rabu, 17 Desember 2025.

Slideshow Gambar Otomatis

Deskripsi Gambar 1 Deskripsi Gambar 2 Deskripsi Gambar 3 Deskripsi Gambar 4


banner 400x400

Peresmian Gedung Gereja GKTDI yang beramat di Jalan Kesadaran Raya, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini ikut dihadiri berbagai pihak. Kamis, 18/12/2025.

Turut hadir Kementerian Agama Kota Makassar, Ketua II Sinode GKTDI Pusat, Kesbangpol Kota Makassar Fathur Rahim, anggota DPRD Kota Makassar Mesakh Reimon, Kadisnaker Kota Makassar,Camat Panakukang, Lurah Panaikang, Dewan Pastoral Kota Makassar Aris, Pdt Abednego dari Mamuju, Pdt Thomas dari Palu, para Pendeta, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta jemaat GKTDI.

Dalam sambutannya, Panitia mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya peresmian gedung gereja yang menjadi bagian dari kehidupan umat Kristen di Kota Makassar tersebut.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, sambutan Ketua II Sinode GKTDI Pusat yang disampaikan oleh Pdt. Heri Yuliantono, prosesi pengguntingan pita, serta penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Makassar bersama Ketua II Sinode GKTDI.

Dalam sambutannya, Pdt. Heri Yuliantono menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Wali Kota Makassar dalam peresmian gereja tersebut. Ia menegaskan bahwa peresmian Gereja GKTDI Kristus Gembala merupakan wujud nyata toleransi antar umat beragama di Kota Makassar.

“Ini adalah bentuk toleransi yang luar biasa. Kehadiran Bapak Wali Kota menjadi bukti bahwa kasih Tuhan menyertai kita semua. Gereja ini bukan hanya rumah ibadah, tetapi simbol kebersamaan dan persaudaraan.” Ujarnya.

Diketahui, Gedung Gereja GKTDI Kristus Gembala ini dibangun selama 34 bulan, mulai pada Maret 2023, dengan kapasitas menampung sekitar 600 jemaat. Proses pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) diselesaikan dalam waktu lima bulan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Dr. H. Muhammad Mag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas berdirinya gedung gereja tersebut. Menurutnya, kehadiran Gereja GKTDI akan menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan umat beragama di Kota Makassar.

“Kami menyambut baik berdirinya gereja ini. Ke depan, gereja ini akan berkontribusi dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama. Kota Makassar adalah kota harmoni, tempat kita bersatu dalam perbedaan.” Ungkapnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa peresmian rumah ibadah merupakan bukti nyata Makassar sebagai kota toleran dan inklusif.

“Gereja ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang interaksi sosial, pembangunan karakter, dan pemberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Inilah bentuk toleransi yang sesungguhnya,” tegasnya.

Appi, sapaan akrabnya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, memperkuat silaturahmi, dan hidup berdampingan tanpa sekat perbedaan agama, suku, maupun latar belakang.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya Gereja GKTDI Kristus Gembala. Mari kita bersama-sama membangun Kota Makassar yang damai, rukun, dan harmonis.” Tutupnya.

Peresmian gedung gereja ini diharapkan semakin memperkuat persatuan dan toleransi antar umat beragama serta menjadi simbol harmoni kehidupan beragama di Kota Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Slideshow Gambar Otomatis

Flash Gambar Ganti-ganti Otomatis

Deskripsi Gambar 1 Deskripsi Gambar 2 Deskripsi Gambar 3 Deskripsi Gambar 4