
Foto: Yulianus Tamo, K
Memasuki awal tahun 2026 peristiwa memilukan terjadi di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang. Jembatan penghubung mobilitas masyarakat tersebut putus, disinyalir sudah tidak mampu menahan beban. Peristiwa itu memakan 11 korban luka-luka yang saat ini sedang dirawat intensif di Puskesmas Karama. Dari informasi yang diperoleh, ketujuh korban jatuh dari jembatan dan menghantam batu sungai.
Jembatan ini menjadi penghubung utama yang mendukung mobilitas masyarakat untuk melakukan aktifitas sehari-hari.
Atas peristiwa ini, GMKI Cabang Mamuju menyatakan keprihatinan sekaligus protes terhadap ketidakpedulian pemerintah Kabupaten Mamuju dan Sulawesi Barat terhadap akses dasar masyarakat Kalumpang.
“Seharusnya Bupati Mamuju maupun Gubernur Sulbar menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan infrastuktur vital bagi masyarakat” ucap Yulianus Tamo,ST
Diketahui pada saat peristiwa itu terjadi, para korban sedang memperbaiki jembatan secara swadaya akibat kondisinya yang sudah rusak parah.


